7. Street Food Jepang

  1. Sakana Shioyaki

Shioyaki adalah ikan asin yang ditusuk seperti sate dan dipanggang diatas kompor arang. Meskipun sajian ikan asin dapat dibuat dari ikan jenis apapun, jenis ikan asin yang paling populer dijual adalah ayu atau sweetfish (ikan manis).

2. Ikayaki

Ika dalam bahasa Indonesia berarti cumi-cumi, oleh karena itu ikayaki berarti cumi-cumi panggang. Ikayaki biasanya dibumbui saus kecap dan ditusuk seperti sate. Namun kadang-kadang ikayaki sering dipotong berbentuk cincin, atau disajikan hanya tentakelnya saja, atau secara utuh. Disajikan dalam bentuk apapun, ikayaki tetap memiliki rasa yang sangat enak. Cobalah untuk membeli satu jika Anda menemukannya di stand makanan.

3. Yakitori

Tori dalam bahasa Indonesia berarti burung atau unggas akan tetapi dalam konteks bahasa Jepang, kata ini lebih banyak merujuk pada ayam. Yakitori, atau sate ayam panggang, adalah satu dari berbagai makanan populer di Jepang.Yakitori disajikan dalam bentuk daging-daging kecil yang ditusukkan ke tusuk sate. 

4. Takoyaki

Tako dalam bahasa Indonesia berarti gurita. Takoyaki adalah salah satu makanan favorit orang-orang Jepang. Adonan takoyaki biasanya dituang ke panci takoyaki setelah sebelumnya sudah dicampur dengan bahan-bahan seperti gurita, tenkasu atau remahan tempura, daun bawang, dan beni shouga atau irisan jahe merah. Adonan yang dituang ke dalam panci kemudian diputar-putar hingga membentuk bola yang mengeras permukaannya. Takoyaki biasanya disajikan dengan saus takoyaki, mayonnaise, dan taburan bonito flakes (tongkol asap yang diserut) di atasnya.

5. Imagawayaki

Makanan penutup khas Jepang ini biasanya dijual di gerobak atau stand makanan yang selalu ada di festival-festival di Jepang. Makanan ini dimasak di panci khusus dengan rongga-rongga lingkaran dimana adonan dituang dan diisi dengan pasta kacang merah yang manis lalu dipanggang.

(Dikutip dari https://jpninfo.com/id/3208 pada tanggal 31 Maret 2020)